PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

12 Sep 2019 | 18:40 WIB

Cegah Kulit Kering Saat Usia Tua

Cegah Kulit Kering Saat Usia Tua
Share:

Seiring dengan pertambahan usia manusia, maka produksi minyak alami menurun, kulit juga lebih banyak terpapar sinar matahari, dan produksi pembaruan sel mengalami penurunan. Kesemua hal di atas disampaikan oleh dr. Diah Puspitosari, SpKK dapat menyebabkan kulit kering dan kasar.

Menurunnya kadar hormon-hormon penting juga bisa menyebabkan kulit kering. Kulit tidak menghasilkan faktor pelembap alami sebanyak dulu, ketika usia masih sekitar 20 - 30 tahun. Akibatnya lapisan kulit paling luar menjadi kering.

Pajanan matahari merupakan faktor utama

Bagaimana pun pajanan matahari merupakan hal yang paling memengaruhi kondisi kulit, dalam hal ini kulit kering di usia tua. Kerusakan yang disebabkan oleh sinar UVA dan UVB tidak hanya mempercepat proses penuaan kulit, tetapi juga dapat menyebabkan kulit terlihat kusam, timbul bintik-bintik penuaan, kerutan, hingga terjadinya tumor pada kulit. 

Tak bosan-bosannya kami mengingatkan Anda untuk selalu melindungi kulit setiap hari dan sepanjang tahun dengan menggunakan tabir surya minimal SPF 30 atau lebih.Pastikan untuk mengoleskan kembali tabir surya setidaknya setiap dua jam terutama apabila Anda beraktivitas di bawah matahari.

Peran penting Vitamin A

Turunan vitamin A, yaitu retinoid dapat memperlambat penuaan dini pada kulit. sehingga penggunaan perawatan kulit topikal  yang mengandung turunan vitamin A ini menjadi penting. Retinoid bekerja dengan cara merangsang pergantian sel-sel kulit, yaitu dengan membuang sel kulit mati dan mendorong pertumbuhan sel kulit baru sehingga kulit menjadi lebih cerah. Selain itu, retinoid juga bekerja menetralisir radikal bebas pada kulit yang dapat menyebabkan kerusakan sel kulit serta kolagen, yang berperan penting menjaga agar kulit tetap kencang dan kenyal serta membantu menyamarkan atau mencegah timbulnya kerutan dan garis halus. 

"Menambahkan retinoid topikal baik yang dijual di over-the-counter atau diresepkan oleh dokter merupakan salah satu cara baik untuk mencegah kulit mengalami penuaan dini, terutama akibat sinar matahari,” jelas  dr. Diah.

Selain topikal, Anda juga bisa mengonsumsi bahan makanan yang mengandung vitamin A seperti susu rendah lemak dan keju, telur, sayuran hijau, jeruk, atau wortel.

Manfaat antioksidan dan lemak esensial

Antioksidan penting karena memperlambat dan mencegah kerusakan pada tubuh Anda akibat radikal bebas, termasuk kerusakan pada kulit. Radikal bebas merupakan salah satu faktor utama di balik tanda-tanda penuaan seperti keriput dan kulit kering.

Beberapa antioksidan yang sangat baik untuk membantu menjaga kulit tetap sehat adalah vitamin C dan E, selenium, dan koenzim Q10 yang juga disebut CoQ10. Anda dapat menemukan antioksidan dalam semua jenis makanan yang baik, termasuk jeruk, pepaya, paprika, buah jeruk, ceri, bayam, zaitun, anggur dan lain-lain.

Pastikan Anda juga mengonsumsi asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 demi membantu produksi minyak pelindung alami kulit. Asam lemak esensial ini memastikan kulit lebih halus dan dapat membantu membersihkan noda.