PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

9 Oct 2019 | 09:00 WIB

Kulit Pria VS Wanita, Ini Perbedaaannya

Kulit Pria VS Wanita, Ini Perbedaaannya

Seperti wanita, pria juga harus merawat kulitnya.

Share:

Sekilas, bila kita lihat dengan mata telanjang, kulit pada pria terlihat lebih tebal dan kuat. Kondisi ini melahirkan sebuah asumsi bahwa kulit kaum adam tak perlu mendapatkan perawatan sesulit kulit kaum hawa. Secara biologis, pria dan wanita memang diciptakan berbeda. Begitu pula dengan kulit mereka. Namun, gambaran umum pria yang terlihat lebih tangguh dan kuat daripada wanita, tak sepenuhnya benar. Kulit pria memang 20 persen lebih tebal daripada kulit wanita, tetapi lebih tebal tidak selalu lebih kuat.

Beberapa Perbedaan Kulit Pria dan Wanita

Kulit Pria Lebih Tebal

Kulit pria yang lebih tebal berarti bahwa pria memiliki lebih sedikit kerutan dangkal dibandingkan wanita. Namun, pria juga memiliki otot yang lebih kuat, sehingga garis ekspresi yang terbentuk bisa lebih dalam ketimbang wanita. Inilah yang menjadi pertimbangan para dokter, saat para pria ingin melakukan beberapa prosedur terkait kerutan dan garis ekspresi mereka.

Kulit Pria Sensitif

Meskipun kulit pria tampak lebih tebal, terkadang kulit pria lebih sensitif terhadap kondisi lingkungan daripada kulit wanita yang lebih tipis. Salah satunya adalah sensitif terhadap radiasi ultraviolet. Sinar ini merupakan faktor yang memengaruhi penuaan kulit, sehingga bila tidak dilindungi dengan baik, tanda-tanda penuaan dini akan lebih tampak jelas pada pria. Tak hanya itu, kulit pria cenderung lebih kering, sehingga perlu dilembapkan lebih sering.

Kulit Pria Rentan Berjerawat

Pria menghasilkan sebum 4 kali lebih banyak daripada wanita. Ini artinya, pria lebih rentan untuk mempunyai pori-pori kulit yang besar dan semua masalah yang terkait dengan ini, misalnya jerawat dan bekas jerawat. 

Kulit Pria Rentan Alami Infeksi

Pria memiliki mikroflora kulit yang agak berbeda dibandingkan wanita, dan mereka juga lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan virus. Ini banyak berkaitan dengan rutinitas perawatan kulit mereka. Trauma berulang yang sering terjadi setiap hari saat mereka bercukur dapat menyebabkan kejadian infeksi kulit yang lebih sering.

Kulit Pria Menghasilkan Kolagen Lebih Banyak

Terlepas dari bertambahnya usia, pria memiliki kepadatan kolagen yang lebih tinggi dibandingkan wanita. Ini seharusnya membuat kulit para pria bisa terlihat 15 tahun lebih muda daripada wanita pada usia yang sama. Sayangnya, banyak pria yang tidak terlalu memerhatikan dan merawat kulitnya seperti kebanyakan wanita. Oleh sebab itu, kerusakan kulit akibat sinar UV dapat menambah tanda-tanda penuaan dini pada kulit pria dan membuat kulit pria justru terlihat lebih tua. 

Bila diperhatikan lebih dalam, perbedaan yang ada pada kulit pria membuat mereka juga membutuhkan perawatan kulit yang baik. Termasuk menggunakan tabir surya setiap hari atau melakukan perawatan antipenuaan secara rutin. Namun umumnya pria enggan melakukan perawatan tersebut, karena mereka tak mengetahui bahwa kulitnya juga sensitif terhadap lingkungan, sehingga memerlukan perlindungan dan perawatan yang tepat.

Para pria, ayo rawat kulit Anda mulai sekarang!