PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

E-Consultation

  • Gatal pasca berlari
    13 Aug 2019 | 21:06 WIB
    Selamat malam, mau bertanya dok..suami saya stlh melakukan lari maraton diatas 10km selalu muncul bentol2 spt terkena gatal ulat bulu berwarna kemerahan disertai rasa gatal dan cekit2 setelahnya. Bentol2 ini terjadi di area paha dan seputar betis. lalu di kompres dgn air dingin, dan area gatal tsb beberapa hari kemudian hilang namun berubah warna menjadi kehitaman (gosong)

    Bbrp hari kemudian, jika berlari dgn jarak yg sama jauhnya, maka di bekas area gatal terdahulu (yg berwarna kehitaman) di sekelilingnya menjadi berwarna merah, gatal dan sedikit bentol spt kondisi di awal.

    Kami sudah mendatangi dokter Sp.KK di area kami, hanya blm mendapat jawaban yg pasti ttg diagnosanya. Sementara diterapi dgn histrine 10mg dan noroid cream. Untuk kemerahan sudah mereda setelah diberi salep cream dan rehat dari olahraga lari. Dokter juga melakukan uji lab krn dokter menduga ke arah lepra, akan tetapi saya sedikit ragu krn tdk ada gejala2 awal yg mengarah kesana, spt mati rasa dll. Krn bentol kemerahan yg tjd masih terasa saat di raba.

    Mohon info kira2 apa yg menyebabkan timbulnya bentol kemerahan sesaat stlh melakukan olahraga lari? Dan terapi apa yg sebaiknya dilakukan?

    Saat ini kami menunggu hasil lab, sambil mencari second opinion
  • 30 Sep 2019 | 10:05 WIB

    Selamat pagi saudara rizki. berdasarkan keterangan yang diberikan, maka penyakit tersebut lebih mengarah ke urtikaria. Penyebab urtikaria bermacam-macam, diantaranya suhu panas, dingin, makanan, obat-obat, debu, tungau, aktivitas fisik, matahari, dan > 20% tidak diketahui penyebabnya (idiopatik). Untuk mengetahui penyebab biduran tersebut diperlukan bberapa pemeriksaan, misalnya uji tusuk kulit (skin prick test) dan berbagai pemeriksaan pada kulit (tes terhadap panas, tes terhadap dingin, tes terhadap tekanan, tes terhadap getaran, dll) yang dilakukan di rumah sakit, serta beberapa pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosis penyebab. Upaya lainnya dapat dengan cara melakukan pengamatan oleh diri sendiri terhadap pencetus dari biduran tersebut, sehingga saudari dapat menghindari faktor pencetus tersebut. Urtikaria dapat berbahaya apabila menimbulkan gejala pada bagian tubuh lainnya, seperti sesak nafas dan tekanan darah yang menurun. Berdasarkn keterangan yang saudara berikan urtikaria yang dialami saudara disebabkab oleh aktivitas fisik. Pengobatan utama urtikaria adalah dengan mennghindari pencetusnya dan dengan pemberian obat antihistamin. Demikian pendapat kami apabila membaca keluhan yang ditulisakan oleh saudara. Semoga dapat membantu dan terima kasih untuk pertanyaannya.


    Salam,
    Prof. DR. Dr. Oki Suwarsa, Sp.KK(K), M.Kes