PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)


9 Jan 2019 | 11:34 WIB

Psoriasis Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Diabetes, Obesitas dan Penyakit Lainnya

Share:

Banyak yang heran, mengapa penyakit kulit seperti Psoriasis bisa menimbulkan serangan jantung misalnya. Bukankah area yang sakit ada di kulit, mengapa jadi jantung yang terkena? Perlu digarisbawahi, Psoriasis sebagai penyakit autoimun menyebabkan sistem imun tubuh memberikan reaksi berlebihan terhadap benda asing di dalam tubuh dan menganggapnya sebagai ancaman. Oleh karena itu, walaupun kelainannya ada di kulit, tapi penyakit ini bisa memengaruhi seluruh tubuh.

BACA JUGA: Cara Mengenali Gejala Psoriasis

Psoriasis dan Serangan Jantung

Banyak studi ilmiah yang menunjukkan bahwa pasien dengan psoriasis cenderung memiliki penyempitan arteri yang memasok darah ke jantung, yang sering disebut sebagai penyakit arteri koroner. Reaksi imun yang berlebihan menyebabkan timbulnya inflamasi di beberapa atau seluruh bagian tubuh. Pada akhirnya terjadi aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). Kondisi inilah yang memicu timbunya plak dalam dinding pembuluh darah arteri, dan menghambat pasokan darah menuju jantung.

Para peneliti menemukan pasien dengan psoriasis akan semakin besar risikonya terhadap penyakit jantung. Itulah sebabnya para penderita Psoriasis disarankan untuk dapat menjalankan pola hidup sehat. Olahraga teratur dan atur tingkat stres. Hindari betul rokok dan alkohol karena akan semakin meningkatkan risiko serangan jantung.

Psoriasis, Obesitas & Diabetes

Sama halnya seperti hubungan psoriasis dan serangan jantung, pada penyakit diabetes, obesitas cenderung menyebabkan kondisi psoriasis yang lebih berat. Beberapa studi menunjukkan bahwa peradangan psoriasis memicu timbulnya komponen resistensi insulin sehingga memperparah diabetes.

BACA JUGA: Cara Memilih Produk Perawatan Kulit untuk Psoriasis

Psoriasis dan Depresi

Depresi walau tidak berhubungan langsung dengan psoriasis, tetap memiliki hubungan yang kuat dalam hal kualitas hidup. Hal ini disebabkan oleh ketidaknyamanan fisik yang mengakibatkan timbulnya rasa percaya diri yang rendah. Sebuah studi yang dilakukan oleh National Psoriasis Foundation, di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 63 persen dari penderita Psoriasis menyatakan penyakit ini sangat mempengaruhi kesejahteraan emosional. Sebuah ulasan yang diterbitkan pada bulan September 2013 dalam Journal of European Academy of Dermatology dan Venereology dari Nurses Health Study II juga menemukan bahwa wanita yang depresi sekitar satu setengah kali lebih tinggi dalam memperparah psoriasis.

Selain penyakit kardiovaskular, Psoriasis juga ada hubungannya dengan penyakit lainnya baik pada kulit, maupun sistemik, di antaranya adalah artritis psoriatik.