The English version is not available yet — showing the Indonesian content.
Pada tanggal 10 Juni 2019, PERDOSKI menyelenggarakan Indonesian Forum pertama pada Sister Society Meeting 24th World Congress of Dermatology (WCD). World Congress of Dermatology merupakan acara yang diadakan setiap empat tahun di bawah naungan The International League of Dermatological Societies (ILDS), dimana PERDOSKI adalah salah satu membernya. Indonesian Forum merupakan bagian dari rangkaian acara WCD ke-24 yang diadakan di Milan, Italia, pada tanggal 10-15 Juni 2019.


Peserta yang hadir mengikuti acara ini dengan antusias sejak awal hingga sesi terakhir. Lebih dari 100 peserta hadir memenuhi ruangan White 2 di Milano Congressi, tempat acara ini diselenggarakan. Peserta aktif menyimak presentasi dari para pembicara dan sesi diskusi berlangsung aktif dengan pertanyaan, diskusi dan sharing pengalaman. Peserta yang hadir bukan hanya para anggota muda dan anggota biasa PERDOSKI, namun juga peserta mancanegara, antara lain dari New Zealand, Singapura, dan Portugal.
Tema besar yang diangkat dalam Indonesian Forum ini adalah Introducing Unique Studies from a Multiethnic Tropical Country. Selain para pembicara anggota PERDOSKI dari berbagai IPDS, hadir sebagai pembicara tamu, Prof. Dr. Torello Lotti, MD, MD (Hon) dari Italia dan Prof. Dr. Aleksandra Vojvodic, MD, PhD dari Serbia.
Prof. Lotti membawakan topik tentang peran mikrobiota dan mikrobioma pada berbagai penyakit kulit. Telah diketahui bahwa sel mikroba berjumlah sepuluh kali lebih banyak dibandingkan sel tubuh manusia, sehingga jumlahnya dalam tubuh seseorang dapat mencapai hingga 100 triliun dan tersebar di berbagai organ dalam tubuh. Dalam presentasi ini pula dijabarkan hubungan antara diet sehari-hari dengan jenis mikrobiota yang dihasilkan, serta peran mikrobiota dalam berbagai pengobatan penyakit kulit seperti alopesia dan lupus erythematosus. Prof. Dr. Aleksandra Vojvodic, MD, PhD membawakan topik tentang vitiligo & melanoma – apa yang bisa dipelajari dari vitiligo yang berguna untuk penatalaksaan melanoma, dan sebaliknya.

Pada akhir sesi, tidak lupa diadakan sesi foto bersama para pembicara, pengurus PERDOSKI dan seluruh peserta yang hadir, sebagai kenangan akan Indonesian Forum pertama di Sister Society Meeting 24th WCD. Syukur kepada Tuhan YME acara ini berlangsung lancar dan sukses sejak awal hingga selesai. Apresiasi setinggi-tingginya untuk pengurus PERDOSKI atas kerja kerasnya, serta pada anggota PERDOSKI atas dukungan dan partisipasinya dalam terselenggaranya acara ini. Semoga dengan terselenggaranya acara ini, kiprah PERDOSKI dalam bidang dermatologi semakin diakui di dunia.

Berikut adalah susunan acara Indonesian Forum:
Sesi 1. Neglected Tropical Disease: Ancient Dieseases That Still Exist
Moderator : DR. dr. M. Yulianto Listiawan, SpKK(K) FINSDV, FAADV 
Pembicara:
1. Prof. Dr. Torello Lotti, MD, MD (Hon):
Microbiota and Microbiome in Skin Diseases
2. Prof. DR. dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV:
Leprosy: Against Welfare, Challenge Scientists (Towards Stopping the Transmition of M. leprae by the collaboration of Academic Health System to Early Prevention of Immunity Disregulation)
3. DR. dr. Sandra Widaty, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV:
The Involvement of Medical Personnel in the Management of Scabies Infestation
4. DR. dr. Wresti Indriatmi, Sp.KK(K), M.Epid., FINSDV, FAADV:
Anogenital Warts in Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital Jakarta, 2012 to 2018
Sesi 2. Interesting non-infectious studies in Indonesia
Moderator: dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV 
Pembicara:
1. Prof. Dr. Aleksandra Vojvodic, MD, PhD:
Vitiligo & Melanoma - Clinical Relevance of the Melanocytic Conundrum
2. DR. dr. Windy Keumala Budianti, Sp.KK, FINSDV, FAADV:
The Role of After-work Cream in Occupational Hand Dermatitis among Indonesian Batik Workers
3. DR. dr. Reiva Farah Dwiyana, FINSDV:
Comprehensive Studies of Vitamin D in Vitiligo: From Basic Science to Clinical Application
4. dr. Roro Inge Ade Krisanti, FINSDV, FAADV:
Skin Cancer Screening: Evaluation on the Knowledge Level of SAKURI (Periksa Kulit Sendiri/Self Skin Examination) Training Program in Adolescent Population
5. Agnes Sri Siswati,Sp.KK(K), FINSDV, FAADV:
Subacute cutaneous lupus erythematosus in A Boy with History of Leprosy